Jumat, 15 September 2017

Nabi Muhammad SAW pernah disihir



Oleh. Ustadz Agung Al-mumtazy ( Owner Ruqyah Bekam Tegal )
Secara bahasa, sihir berarti segala hal yang halus dan pelik sumber penghasilannya. Sihir itu juga sebutan terhadap segala hal yang halus dan tersembunyi asal kedatangannya, sebagaimana ia bisa bermakna menipu dengan mendatangkan hal yang serupa tapi hakekatnya berbeda.
Sedang secara istilah, Imam Ar-Razy menjelaskan, “Ketahuilah bahwa kata sihir itu dalam pandangan agama secara khusus ditujukan maknanya pada sesuatu yang tersembunyi sebab-sebabnya dan membayangkan sesuatu yang berbeda dari hakikatnya, serta hal itu dilakukan dengan maksud menipu. Jika kata sihir ini diucapkan dalam konteks umum tanpa dibatasi dengan sesuatu hal, maka orang yang melakukannya akan mendapat celaan. Tetapi adakalanya kata sihir itu dipakai dalam kaitannya dengan suatu hal yang baik dan terpuji.”
Rasulullah SAW sendiri telah menyebut beberapa penjelasan dengan istilah ‘sihir’, sebagaimana sabda beliau: “Sesungguhnya di antara kata-kata penjelasan itu ada yang dinamakan sihir.” Penyebutan hal itu dengan sihir dikarenakan si pemberi penjelasan itu dapat menerangkan sesuatu yang sulit dipahami serta berhasil menyingkap hakikat dari sesuatu melalui penjelasannya yang sempurna dan kata-katanya yang jelas serta mudah dipahami.
Dijelaskan juga bahwa pengistilahan penjelasan yang baik tentang sesuatu dengan sihir dikarenakan dua hal:
1.       Karena kehalusan dan kehebatannya sehingga mampu menarik hati pendengarnya. Dengan begitu, ia seperti halnya sihir yang dapat menarik dan mempengaruhi hati orang lain. Dalam hal inilah terletak bentuk persamaan antara keduanya.
2.       Bahwa seseorang yang mampu merangkai penjelasan yang baik tentang sesuatu maka ia mampu menjadikan sesuatu yang baik dianggap buruk atau sebaliknya. Kemampuan tersebut dari sisi ini memiliki kesamaan denga apa yang terjadi pada sihir.
Kelompok Ahlussunnah mendukung kemungkinan terjadinya sihir melalui mantera-mantera atau jampi-jampi, bahkan lebih lanjut dapat mengubah banyak hal dan hakikat, namun tentu saja dengan izin dari Allah, karena segala sesuatu tidak akan terjadi di luar kehendak Allah SWT. Keyakinan yang benar ini didasari dengan firman Allah di surat Al-Baqarah ayat 102.
 Adapun dalil lainnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.ha yaitu yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah disihir oleh seorang Yahudi dari kabilah Zuraik bernama Labid bin Asham, sehingga Rasulullah SAW dibuat seolah-olah melakukan sesuatu padahal beliau tidak melakukannya. Hingga pada suatu hari, Rasulullah SAW terus berdoa dan berdoa lalu setelah itu memanggil Aisyah seraya berkata: 

Minggu, 10 September 2017

Was-was yang berkepanjangan


Alfin, 28 tahun, karyawan swasta
Buang jauh was-was dari dalam hati. Karena hanya menyesakkan dada. Tepis dan dan hentikan sebelum was-was meracuni kehidupan Anda. Seperti kisah yang dituturkan Alfin. Empat tahun, ia menderita lantaran was-was.
Saya kerja sebagai room boy di sebuah hotel, di daerah Senen. Pas ketika tugas malam, jam dua, saya dibangunkan seorang preman. Namanya Anto. Dia mabuk. Ngomongnya ngelantur tidak karuan, kata-katanya jorok. Bahasa binatang juga keluar semua.
Waktu itu suasananya rada sepi. Seorang lelaki paruh baya yang mojok bersama seorang wanita muda, terkejut mendengar bentakan-bentakan Anto. Saya tidak mengerti mengapa Anto marah. Padahal saya tidak punya urusan dengan Anto.
Mulanya, kubiarkan saja, agar tidak semakin ramai. Tapi Anto tetap ngoceh, akhirnya kubentak dia. Nyaris kami baku hantam di halaman hotel, kalau tidak dilerai teman-teman. Anto kemudian diamankan satpam hotel.
Pernah juga ada tamu yang marah. Ia mengancam, "Hati-hati kamu. Nyawa itu bisa dibayar," katanya dengan mata melotot.
 Berbagai peristiwa itu menyadarkanku, betapa keras kehidupan malam di hotel. Dari situ, saya mulai belajar beladiri. Bukannya ingin dibilang jagoan, tapi hanya untuk penjagaan. Kehidupan malam memang keras.
Saya tertarik belajar silat Betawi. Karena pesertanya kebanyakan orang Betawi. Jadi, saya merasakan persatuannya lebih kuat. Ada semangat kesukuan di sana untuk mempertahankan budaya Betawi. Kami latihan seminggu sekali. Nah, malamnya disuruh makan ketan dan kelapa muda. Menu yang satu ini, menjadi rutin setiap malam. Saya tidak tahu kenapa harus makan ketan dan kelapa muda. Pokoknya yang penting bisa, gitu saja.

Rabu, 06 September 2017

Efek Bekam Terhadap Penyakit Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi

Tulisan ini diambil dari buku Dr. Ahmad Razak Sharaf berjudul “Penyakit dan Terapi Bekamnya”. Langsung saja efek bekam terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah:

1.       Bekam berperan menenangkan sistem syaraf simpatik (sympathetic nervous system). Pergolakan pada sistem syaraf simpatik ini menstrimulasi sekresi enzim yang berperan sebagai sistem angiotensin renin. Setelah sistem ini tenang dan aktivitasnya berkurang, tekanan darah akan turun.
2.       Bekam berperan menurunkan volume darah yang mengalir di pembuluh darah sehingga mengurangi tenanan darah.

3.       Bekam mengendalikan kadar hormon aldosteron sehingga mengendalikan tekanan darah pula.
4.       Zat nitrit oksida (NO) berperan dalam vasodilatasion (proses perluasan pembuluh darah) sehingga menyebabkan turunnya tekanan darah.
5.       Kadar sodium didapati menjadi proposional setelah dilakukannya bekam sehingga menurunkan tekanan darah.

6.       Bekam, melalui zat nitrit oksida (NO), berperan meningkatkan suplai nutrisi dan darah yang dibutuhkan oleh sel-sel dan lapisan lapisan pembuluh darah arteri maupun vena, sehingga menjadikannya lebih kuat dan elastis serta mengurangi tekanan darah. Penderita hipertensi pun mendapatkan kesembuhan, dengan izin Allaah.

7.       Bekam berperan menstimulasi reseptor-reseptor khusus yang terkait dengan penciutan dan peregangan pembuluh darah (baroreseptor) sehingga pembuluh darah bisa merespon berbagai stimulus dan meningkatkan kepekaannya terhadap faktor-faktor penyebab hipertensi.

Rabu, 23 Agustus 2017

Beratnya istiqomah




Oleh: Ustadz. Patompo Adnan, Lc
 
Pengasuh Ponpes Selaparang Kediri Lombok Barat

Suatu hari para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: Apa yang membuatmu beruban wahai Rasulullah saw: Rasulullah saw menjawab: Saya beruban karena surat Hud dan saudara-saudaranya (surat-surat yang lain). Mengapa?  Karena didalam surat Hud terdapat ayat yang mengatakan: istiqomahlah engkau seperti yang diperintahkan dan orang-orang yang bersamamu dan janganlah engkau melampui batas, sesungguhnya Allah maha melihat apa yang kalian kerjakan. (Hud:112).

Suatu saat Rasulullah saw pernah berang, pasalnya Usamah bin Zaid meminta syafaat (dispensasi hukum) untuk Fathimah Makhzumiyah yang mencuri kalung, dengan muka merah padam dan suara lantang beliau berkata: Apakah engkau akan mencari dispensasi pada hukum Allah, tidak...demi Allah seandainya Fathimah binti Muhammad mencuri, sungguh Aku akan potong tanganya.

Itulah salah satu sikap istiqomah yang membuat Rasulullah saw menjadi beruban, memang sikap tetap pendirian sesuai ajaran agama, tanpa harus terpengaruh situasi dan kondisi sekitar (keluarga, sahabat, teman sejati, rekanan, teman sedaerah dan lain sebagainya), sangat berat bagi setiap orang, sehingga beratnya beban istiqomah itu berakibat pada fisik, diantaranya adalah tumbuhnya uban meskipun belum saatnya untuk beruban. Rasulullah saw sering berdo’a: wahai yang membolak-balikkan hati tetapkanlah hati kami diatas agamamu. Untaian doa yang menegaskan bagaimana beratnya istiqomah, dalam menjalani hidup dengan memastikan tidak menabrak rambu-rambu yang jelas terpancang dihadapan, selalu diatas ajaran agama.

Senin, 21 Agustus 2017

Tips Jitu Meruqyah Tempat (Rumah, Tempat Usaha, Kantor, Sekolahan, pabrik, tanah)




ALAMAT RUQYAH SYAR'IYYAH DAN BEKAM
JL. PERCETAKAN NEGARA VII NO 31 RAWASARI  JAKARTA PUSAT 
BUKA PRAKTEK BEKAM SETIAP HARI DARI JAM 09.00 S/D 17.00 TERMASUK HARI LIBUR DILUAR JAM BISA JANJIAN MENERIMA BEKAM PANGGILAN, BEKAM MASSAL, BEKAM SUAMI ISTRI , BEKAM KEPALA TANPA HARUS MENCUKUR RAMBUT DLL, Tlp : 0815 11311 554 , 0812 828 11254 WA / SMS

Tips Jitu Meruqyah Tempat (Rumah, Tempat Usaha, Kantor, Sekolah, Kamar
Dalam kehidupan di bawah naungan sistem rusak Demokrasi saat ini, tak sedikit kaum awam yang terkelabui dengan beragam penampilan dukun. Tak jarang di antaranya temuan saya: semisal kasus “menjaga” rumah atau bangunan baru dengan cara mistis: menyembelih kerbau lalu kepalanya ditanam di pondasi rumah sebagai sesaji atau dengan memercikkan darah binatang sembelihan di dinding atau sudut rumah, atau menggunakan “apel jin” dengan biaya jutaan. Itu bukan cara syar’i dan jelas kebatilannya, kerugiannya mencakup rugi dunia dan akhirat; konsekuensi dosa dan harta mubadzdzir yang tak sedikit harus dikeluarkan, wal ‘iyaadzu biLlaah.  Padahal Islam punya solusi syar’i berpahala, ringan dan jitu in sya Allah:
Dalil-Dalil Meruqyah Tempat

Ruqyah tempat Ini mencakup rumah, kamar pengantin, tempat usaha, dan lainnya. Tentang ruqyah, dalam kitab Fatawa al-Azhar, para ulama menjelaskan:
الرقى جمع رقية، وهى كلمات يقولها الناس لدفع شر أو رفعه ، أى يحصنون بها أنفسهم حتى لا يصيبهم مكروه ، أو يعالجون بها مريضا حتى يبرأ من مرضه.
“Al-Ruqa’ jamak dari ruqyah, merupakan kata-kata yang diucapkan manusia untuk menangkal keburukan atau menghilangkannya, yakni membentengi diri dari hal-hal yang dibenci dengannya, atau mengobati orang yang sakit hingga terbebas dari penyakitnya.”
Gambaran do’a, ruqyah sebagai perlindungan syar’i disebutkan dalam hadits shahih: